Kamis, 01 Mei 2014

Contoh Teks Anekdot dan Naskah Drama Anekdot


C B S A
Suatu hari ada seorang murid, bernama Imam  yang baru lulus dari Sekolah Menengah Pertama, ia berencana untuk melanjutkan ke SMA yang terkenal bagus dan banyak diminati atau bisa dibilang sekolah favorit. Setelah beberapa hari mencari tahu tentang berbagai sekolah di kota itu, akhirnya dia memutuskan untuk bersekolah di SMA Negeri 1 Cimalaya.
            Sekolah itu sangat  bagus, luas, dan terkenal dengan berbagai penghargaan dalam semua bidang, mulai dari prestasi akademis,non-akademis, ekstrakulikuler, hingga lingkungan sekolahnya yang mendapat penghargaan sekolah adiwiyata. Bisa dibilang sekolah ini cukup favorit di kota tempat tinggal Imam.
            Hari pertama bersekolah, Imam merasa sangat bahagia karena mendapat banyak teman. Semua serasa baru baginya, dari seragam baru, tas baru, lingkungan yang baru, kelas yang baru dan guru-guru yang baru. Dan di sekolah itu juga ada metode belajar yang baru diajarkan pertama kali kepada siswa-siswi angkatan Imam tersebut. Metode itu adalah metode CBSA.
            CBSA adalah Cara Belajar Siswa Aktif. Dimana semua siswa dituntut untuk aktif dalam belajar. Walaupun sudah diberitakan di media massa, Imam masih belum mengerti tentang metode ini. Sehingga ia menanyakannya kepada Ibu Intan, salah seorang guru di sekolah tersebut. Bu Intan yang menginginkan Imam dapat berfikir secara kreatif dan menyimpulkannya sendiri, hanya menjelaskan cara belajar metode tersebut tanpa menjelaskan kepanjangan dari CBSA itu sendiri, “CBSA itu metode baru yang diajarkan di sekolah ini untuk angkatan kamu. Caranya belajarnya, guru tidak banyak menerangkan pelajaran, melainkan siswa yang kreatif berfikir, banyak bertanya dan menjawab. Nanti kau pun akan memahami artinya.”
            Di minggu kedua, Imam baru memulai KBM. Dia belajar matematika bersama Ibu Nita. Ternyata yang dikatakan Ibu Intan benar, Bu Nita tidak banyak menerangkan materi yang dipelajari, melainkan banyak memberi kesempatan murid-murid untuk menyelesaikan soal yang ditulis di papan tulis dan dikoreksi bersama-sama. Imam sedikit mulai mengerti arti CBSA yang diterapkan Ibu Nita.
            Di hari selanjutnya, Imam belajar Bahasa Indonesia bersama Ibu Erni. Apa yang dikatakan Ibu Intan lagi-lagi benar, Bu Erni mengajar tanpa banyak menjelaskan, tetapi murid-murid dikelompokkan kemudian diskusi mengenai materi yang akan diajarkan. Dan setiap kelompok melakukan presentasi hasil diskusinya di depan kelas.  Imam semakin mengerti arti CBSA yang diterapkan Bu Erni.
            Di hari selanjutnya, Imam belajar sejarah bersama Pak Toto. Tapi kali ini apa yang dikatakan Bu Intan tidak terlalu benar, karena Pak Toto hanya datang ke kelas, menyuruh semua muridnya merangkum hingga berpuluh-puluh halaman tanpa ada penjelasan atau sesi tanya jawab, kemudian pulang di PR-kan, terus seperti itu sampai buku harus penuh catatan tanpa ada kertas yang kosong. Imam berfikir mungkin yang diterapkan Pak Toto, 100% adalah CBSA yang sesungguhnya. Di dalam hati ia bergumam, Akhirnya aku tau! CBSA itu artinya Catat Buku Sampai Habis!!!

NASKAH DRAMA
Suatu hari ada seorang murid, bernama Imam  yang baru lulus dari Sekolah Menengah Pertama, ia berencana untuk melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas yang terkenal bagus dan banyak diminati atau bisa dibilang sekolah favorit.
Imam : “Yee....setelah penantian 3 tahun akhirnya aku lulus! Aku ingin bersekolah di SMA favorit!!!”
Setelah beberapa hari mencari tahu tentang berbagai sekolah di kota itu, akhirnya dia memutuskan untuk bersekolah di SMA Negeri  1 Cimalaya.
Imam :”nah.... ini dia sekolah yang aku idam-idamkan!”
            Sekolah itu sangat bagus, luas, dan terkenal dengan berbagai penghargaan dalam semua bidang, mulai dari prestasi akademis, ekskul , hingga lingkungan sekolahnya yang mendapat penghargaan sekolah adiwiyata. 
Bu Intan : “Anak-anak selamat datang di SMA Negeri  1 Cimalaya, kalian adalah keluarga baru kami, jadilah murid yang cerdas, kreatif, berprestasi dan berakhlak mulia. Jaga hubungan antar murid dan guru, hormati kakak – kakak kelas kalian, dan harumkan nama sekolah kita yang merupakan sekolah adiwiyata ini.”
Hari pertama bersekolah, Imam merasa sangat bahagia karena mendapat banyak teman, lingkungan yang baru, kelas yang baru dan guru-guru yang baru. Dan di sekolah itu juga ada metode belajar yang baru diajarkan pertama kali kepada siswa-siswi angkatan Imam tersebut. Metode itu adalah metode CBSA (CARA BELAJAR SISWA AKTIF).
Bu Intan : “Anak-anak, bagaimana hari pertama di sekolah ini? menyenangkan bukan? Nah, setelah kalian menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ini, setelah bisa berkenalan dengan teman baru, guru-guru yang baru, juga lingkungan baru, nanti kalian juga akan mengenal cara belajar yang baru di sekolah ini. Metode belajar itu disebut CBSA. Nanti akan ibu jelaskan metode CBSA itu.”
            Imam penasaran dengan metode baru yang disebutkan oleh Ibu Intan itu, karena rasa penasarannya yang tinggi, Imam pergi ke ruangan Bu Intan, untuk menanyakan hal itu.
Imam     : “Assalamu’alaikum...” tuk...tuk...tuk... (Imam mengetuk ruangan Bu Intan)
Bu Intan : “Wa’alaikumsalam... silahkan masuk!”
Imam      : “selamat siang bu, saya Imam murid baru di sekolah ini, saya ingin bertanya sesuatu pada ibu.”
Bu Intan : “boleh...boleh... silahkan duduk Imam”
Imam      : “terima kasih , bu”
Bu Intan : “imam, mau bertanya soal apa?”
Imam      :”begini bu, saya ingin bertanya tentang metode belajar baru yang akan dilakukan di sekolah ini, yang kemarin ibu jelaskan.”
Bu Intan  : “oh...maksud Imam, CBSA ?”
Imam       : “Iya bu,”
            Bu Intan yang menginginkan Imam dapat berfikir secara kreatif dan menyimpulkannya sendiri, hanya menjelaskan cara belajar metode tersebut tanpa menjelaskan kepanjangan dari CBSA itu sendiri.
Bu Intan  : “CBSA itu metode baru yang diajarkan di sekolah ini untuk angkatan kamu. Caranya belajarnya, guru tidak banyak menerangkan pelajaran, melainkan siswa yang kreatif berfikir, banyak bertanya dan menjawab. Nanti kaupun akan memahami artinya. Setelah kau paham dan tahu kepanjangan CBSA, kamu kembali lagi ke ruangan ini dan jelaskan kepada saya!”
Imam      : “oh...begitu ya bu,” “terima kasih bu atas penjelasannya,” “saya pamit bu, Assalamu’alaikum...”
            Imam kembali ke kelasnya.
            Di minggu kedua, Imam baru memulai KBM (kegiatan Belajar Mengajar). Dia belajar matematika bersama Ibu Nita.
Bu Nita : “coba, ada yang mau kedepan mengerjakan soal ini ?”
Murid-murid : “saya bu, saya ...”(sambil mengacungkan tangan)
Bu Nita : “ok....maju kedepan!”
Bu Nita : “apa jawabannya benar ?”
Murid-murid : ”Benaaaar!!!”
Bu Nita  : “ok, silahkan duduk kembali.”
Bu Nita  : “siapa lagi yang mau kedepan ?”
Imam     : “Saya bu.....”
Bu Nita  : “ ok,, Mmmm...Imam! Mari kedepan, Nak! Kerjakan soal ini !”
Imam     : (Dalam Hati) “Ternyata apa dikatakan Ibu Intan benar, Bu Nita tidak banyak menerangkan materi yang dipelajari, melainkan banyak memberi kesempatan murid-murid untuk menyelesaikan soal yang ditulis di papan tulis dan dikoreksi bersama-sama.” “oh....mungkin ini yang dimaksud CBSA, Cara Belajar Siswa Aktif.”
            Di hari selanjutnya, Imam belajar Bahasa Indonesia bersama Ibu Erni.
Bu Erni : “Anak-anak, kita memulai belajar tentang  Anekdot, coba kalian membagi kelompok menjadi 5. Masing-masing berisi 7 orang siswa!” “Kalian diskusikan tentang anekdot ini, kemudian presentasikan di depan kelas!” “paham ?”
Imam   : (Dalam Hati)  “Apa yang dikatakan Ibu Intan lagi-lagi benar, Bu Erni mengajar tanpa banyak menjelaskan, tetapi murid-murid dikelompokkan kemudian diskusi mengenai materi yang akan diajarkan. Dan setiap kelompok melakukan presentasi hasil diskusinya di depan kelas.” “aku semakin yakin CBSA itu adalah Cara Belajar Siswa Aktif.”

            Di hari selanjutnya, Imam belajar sejarah bersama Pak Toto.
Pak Toto        : “Assalamu’alaikum anak-anak!”
Murid-murid : “Wa’alaikumsalam wr. wb.”
Pak Toto        : “Coba buka Bab 1! Kalian baca dan rangkum di buku catatan kalian masing-masing!”
            Setelah itu Pak Toto keluar kelas dan tak kembali lagi.
            Satu minggu kemudian...
Pak Toto        : “Assalamu’alaikum anak-anak!”
Murid-murid : “Wa’alaikumsalam wr. wb.”
Pak Toto        : “Coba buka Bab 2 ! Kalian baca dan rangkum di buku catatan kalian masing-masing!”
Imam              : “Tapi kok kali ini apa yang dikatakan Bu Intan sedikit benar.”
            Dua minggu kemudian...
            Setelah itu Pak Toto keluar kelas dan tak kembali lagi.
Pak Toto        : “Assalamu’alaikum anak-anak!”
Murid-murid : “Wa’alaikumsalam wr. wb.”
Pak Toto        : “Coba buka Bab 3 ! Kalian baca dan rangkum di buku catatan kalian masing-masing!”
            Tiga minggu kemudian....
Pak Toto        : “Assalamu’alaikum anak-anak!”
Murid-murid : “Wa’alaikumsalam wr. wb.”
Pak Toto        : “Coba mana bukunya ? bapak periksa!”
Imam              : “ini, Pak!”
Pak Toto         : “kenapa baru segini ?” sudah tiga bab kamu rangkum, Cuma segini?” “harusnya sudah satu buku penuh !”
Imam              : “mmm...kan dirangkum pak, jadi cuman yang penting-pentingnya saja.” (gugup)
Pak Toto         : “oh jadi yang lainnya tidak penting begitu ?”
Imam      : “penting pak, tapi tidak terlalu penting dicatat, saya singkat-singkat.”
Pak Toto : “ayo, rangkum lagi yang banyak! Saya tidak akan nilai jika belum satu buku penuh!”
Imam      : “5etygdvyu21r457215*%@$9
Imam      : “aku sekarang mengerti apa itu metode CBSA, 100% BAHKAN 1000% metode ini diterapkan Pak toto, dibanding guru-guru lain. Mungkin CBSA itu kepanjangan dari... Catat Buku Sampai Habis.....hmmmmm -,-

SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar